Friday, 15 January 2016

Perjalanan hidup dengan AIHA Season II (Ketika AIHA Berlanjut Menjadi APS Part I)

Posted by my blog is my life on Friday, January 15, 2016 with No comments
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ^_^

Apa kabar sahabatku semua? Saya harap semuanya selalu dalam keadaan sehat wal afiat dan selalu dalam perlindungan Allah swt. Kembali lagi jumpa dengan postingan blog terbaruku di awal tahun 2016. Alhamdulillah saya ucapkan syukur kehadirat Allah swt karena masih diberi kesempatan untuk menjalani kehidupan di dunia untuk saling berbagi kisah kepada sahabat-sahabat semua. Kisah yang saya harapkan menjadi motivasi dan penyemangat untuk kalian semua agar lebih optimis dalam menjalani hidup ^_^
Kehidupan ini memang seperti film. Ada skenario cerita,ada sutradara dan juga ada pemeran. Begitu pula dg kehidupan. Kita adalah pemeran utama dalam kehidupan sebenarnya yang skenarionya yaitu jalan hidup kita telah ditulis oleh sang sutradara kehidupan yaitu Allah swt. Saya jadi teringat dengan kalimat "mainkan saja peranmu, tugas kita hanya taat kan?" Kalimat yang mampu membuat kita sabar dan ikhlas dalam menjalani ketentuan yang telah Allah takdirkan untuk kita jalani.

Akhir tahun 2015, tepatnya bulan Desember saat jadwal kontrol ke dokter surabaya. Dokter mengernyitkan dahi ketika mengetahui hasil tes urine yang menunjukkan protein dalam urine positif. Tak tanggung-tanggung dokter langsung memberikan pengantar tes ds-dna. Setelah sebelum2nya saat kontrol ketika ingin menyuruh melakukan tes ds dna selalu diurungkan.

Flashback kondisi 6 bulan terakhir Februari 2015, saat kontrol aku ada hipertensi. Saat itu tekanan darahq mencapai 210. Diketahui hasil ANA Tes positif dengan index 1,3. Dokter memberikan obat baru yaitu cellcept (berfungsi sebagai penekan reaksi autoimun dan sebagai pelindung ginjal agar tidak terserang autoimun) dan penurun tekanan darah amplodipine. Dan sejak saat itu saya positif sebagai penderita autoimun yang menyerang sel darah merah (AIHA) dan penderita hipertensi. Daftar obat yang harus dikonsumsi bertambah lagi menjadi cavit d3 sebelum makan,methylprednisolon 4mg, cellcept 500mg dan amplodipine 10mg.

Maret, 2015
Kondisi masih sama, hasil lab tidak ada hal yang mencemaskan. Hb 9,1 (sudah biasa karena selama ini hb mentok di angka 9) masih rutin minum cellcept dkk

Akhir maret, 2015
Sebenarnya jadwal kontrol awal april 2015 tapi karena badan rasanya agak aneh jadi kontrol lebih awal. Dan alarm tubuh memanh telah menunjukkan penurunan pada hasil lab. Hb merosot di angka 8,6 (kembali dosis methyl prednisolon 4mg dinaikkan jadi minum sehari sekali padahal sebelumnya.sudah 4mg selang seling sehari minum sehari enggak), cellcept selalu mengikuti,amplodipine,cavit d3 selalu menjadi cemilan wajib tiap hari.

Mei,2015
Kontrol bulan mei menunjukkan peningkatan hb naik jadi 9,7 (setelah sebelumnya 8,6 syukur Alhamdulillah) tapi dosis MP masih tetep sehari sekali 4mg (padahal pinginnya dosis selang seling lagi), cellcept dkk masih tetep nggak mau lepas.

Juni,2015
Hasil lab monoton hb 9,6 (tiap bulan segitu2 aja ckckckckck kapan naiknya?) Hasil urin oke tidak ada masalah. Dan resep dokter menunjukkan saya tidak perlu membeli cellcept lagi Alhamdulillah berkah di bulan juni ^_^

Juli,2015
Mulai stop cellcept yang membuatku riang gembira. Sama sekali tak ada keluhan yang berarti. Hanya saja tekanan darah masih naik turun. Hb tetap di angka 9,5.

Agustus,2015
Hb turun lagi 9,3 tapi selebihnya tidak ada keluhan apa-apa. Obat masih tetep sama. 

September, 2015
Bulan ini agak sedikit nakal tidak melakukan kontrol. Selain karena kesibukan (sok sibuk amat sih hihihi) juga karena tidak ada keluhan apa-apa di badan jadi kontrol agak diundur2. Hehehehe
Sekali-kali bandel boleh doonk hihihihi

Oktober, 2015
Tekanan darah kembali naik,setelah stabil di 120 naik lagi ke 150. Dokter memberikan pengantar tes urine dan DL. Obat masih sama cavit d3, awalnya MP 4mg (karena untuk mengurangi efek hipertensi akhirnya diganti kenacort 4mg), amplodipine 5mg.

November, 2015
Hasil tes urine menunjukkan kandungan protein positif. Tak segan-segan dokter memberikan pengantar tes ds-dna. Tes yang mengawali babak kedua dalam perjalanan hidup dengan AIHA season II -,-

Dan jawabannya ada di bulan Desember 2015 yang akan mengawali perjalanan kisahku selanjutnya.

" Tetap semangat untuk membaik kawan \^_^/ "

Wednesday, 4 November 2015

Cerpen Karyaku ^_^

Posted by my blog is my life on Wednesday, November 04, 2015 with No comments

Surat untuk sahabat

Dear sahabat hatiku,
Seharusnya tahun ini usia kita sama. Sudah ¼ abad. Usia yang seharusnya kita bisa sama-sama meraih cita-cita yang kita impikan. Usia yang produktif untuk kita memulai bekerja dan memulai mencari pasangan hidup.
Tapi tahukah kamu sahabatku? di usia yang sudah matang ini, kehidupanku masih sama seperti dulu. Tidak banyak yang berubah dariku. Memang di usia ini aku berhasil memperoleh gelar sarjana pendidikan yang seharusnya menjadi seorang pendidik. Tapi angan-anganku sampai sekarang masih belum bisa terwujud. Aku juga masih sama seperti sahabat kecilmu yang selalu membutuhkan bantuanmu, sahabat kecilmu yang selalu bergantung padamu, sahabat kecil yang selalu bercerita tentang keluh kesah kepadamu. Dan sampai sekarang aku juga masih sama seperti itu. Yang masih suka galau, yang masih suka bingung dalam menghadapi masalah, masih suka kekanak-kanakan, dan juga masih suka butuh teman curhat yang belum bisa aku temukan sepertimu.

Dear sahabat hatiku,
Aku selalu berharap kehidupanmu disana sudah sangat menyenangkan. Aku selalu berharap bahwa kau disana telah menjadi bidadari yang cantik jelita. Seperti saat-saat kau mengunjungiku dalam mimpi wajahmu terlihat sangat cantik dan bercahaya. Walaupun kau tak pernah mengucapkan satu kata pun padaku. Tapi aku senang bisa melihat dan terkadang juga memelukmu dalam mimpi.

Dear sahabat hatiku,
Benar kata bapakmu, kehidupan di jaman sekarang ini benar-benar edan. Kehidupan di jaman sekarang sangatlah memprihatinkan. Kalau kita tidak pinter-pinter dalam memilih pergaulan pastilah akan terjerumus ke lembah maksiat. Sekarang ini teknologi sudah semakin canggih, pergaulan anak-anak jaman sekarang juga berbeda dengan model pergaulan jaman dulu. Permainan anak-anak kecil pun sekarang sudah didominasi oleh teknologi. Media sosial sudah semakin dikenal oleh anak-anak yang masih belum cukup umur.

Dear sahabat hatiku,
Banyak sekali hal-hal yang ingin aku ceritakan padamu. Sampai-sampai aku bingung harus memulai darimana. Mulai dari masalah pendidikan yang sempat terjadi di kampus. Dan kampus kita menjadi salah satu korbannya. Tapi Alhamdulillah perlahan permasalahan kampus sudah mulai terselesaikan. Masalah politik (yang memang seharusnya kita tidak perlu ikut campur) tapi sebagai warga negara yang baik terkadang kita juga ikut membicarakan hal seperti ini. Seperti yang sering kita lakukan dulu membicarakan dan berbagi pendapat mengenai situasi politik yang terjadi. Begitu juga dengan masalah ekonomi yang kian hari kian mencekik. Harga-harga cenderung berfluktuasi. Kadang naik kadang turun (walaupun lebih sering mengalami kenaikan). Kejadian-kejadian yang berhubungan dengan alam juga mulai bermunculan. Kekeringan dimana-dimana, kebakaran lahan hutan sampai berhektar-hektar yang membuat semua masyarakat menderita sakit infeksi saluran pernapasan. Sungguh sangat memprihatinkan kehidupan di dunia sekarang ini.


Dear Sahabat hatiku,
Allah memang maha mengetahui segalanya. Allah mengetahui mana yang terbaik untuk hamba-hambanya yang selalu beriman dan bertakwa kepada-Nya. Allah sengaja mengambilmu lebih cepat karena Allah mengetahui bahwa kau adalah orang baik. Kau adalah wanita sholehah yang selalu menjaga diri dari perilaku buruk. Kau adalah wanita yang selalu berusaha menutup aurat. Kau juga adalah seorang anak yang selalu berusaha untuk patuh dan hormat kepada kedua orang tuamu, walaupun terkadang apa yang dikatakan oleh orang tuamu bertentangan dengan kata hatimu. Kau adalah wanita yang baik, Allah telah melindungimu dari kejahatan-kejahatan di dunia ini.

Dear sahabat hatiku,
Hari ini biasanya aku akan memberikanmu ucapan ulang tahun, sama seperti tiga tahun silam. Tapi selama tiga tahun dan sampai sekarang aku sudah tak pernah melakukannya. Seminggu setelah ulang tahunku itu adalah hari spesialmu. Yang selalu menjadi kenangan dalam hidupku. Hanya kerinduan yang teramat dalam selalu aku aku rasakan terhadapmu.

Dear sahabat hatiku,
Kau adalah sahabatku yang terbaik dari yang terbaik. Kau adalah sahabat terbaik yang pernah Allah kirimkan kepadaku. Untuk selalu menghiburku dan mengobati semua kegundahan hatiku. Terimakasih telah menjadi sahabat terbaikku, terimakasih telah menjadi bagian dari kehidupanku. Yang akan selalu menjadi kenangan terindah dalam hatiku. Kebaikan-kebaikanmu akan selalu aku kenang dan akan selalu terpatri dalam hatiku.

Jauh kau pergi, meninggalkan diriku
Disini aku merindukan dirimu
Ingin kucoba mencari penggantimu
Namun tak lagi kan seperti dirimu, sahabatku.


Dari sahabat yang selalu mengenangmu,
Isnaini N.C

Monday, 2 November 2015

Happy Cooking ^_^

Posted by my blog is my life on Monday, November 02, 2015 with No comments

CUMI ISI BUMBU PEPEK


Assalamualaikum sahabat bunda ^_^ masak-masak lagi yuuuk. Kali ini agak sedikit ribet ya bunda. Selain bahannya juga prosesnya lumayan memakan waktu yang lama. Tapi, jangan diragukan lagi soal rasanya. Rasanya benar-benar berbeda dari yang lainnya. Mantaaap !!!!

Bagi bunda yang suka dengan olahan seafood nggak ada salahnya mencoba resep yang satu ini "Cumi isi bumbu pepek" maksud dari bumbu pepek disini adalah menggunakan bumbu lengkap. Selengkap kelezatan rasanya.

Langsung aja yuuk bunda masuk ke dapur ^_^

Bahan-bahan yang perlu dipersiapkan:
Cumi-cumi (Saya menyediakan cumi-cumi 1/2 kg)
Tahu (sebagai isi cumi)

Bumbu-bumbu:
Bawang putih 2 siung
Bawang merah 5 siung
Tumbar 1 sdm
Kemiri 3 buah
Jahe setengah ibu jari
Merica secukupnya
Laos secukupnya
Kunyit seperempat ibu jari
Daun sereh
Garam secukupnya

Perlengkapan lain:
Tusuk sate secukupnya.

Langkah-langkahnya:
1. Bersihkan cumi-cumi, usahakan kepala dan badan jangan sampai lepas


2. Setelah itu siapkan tahu beberapa potong yang digunakan sebagai isi cumi


 3. Remas-remas tahu dan tambahkan sedikit garam


4. Isikan tahu ke dalam badan cumi-cumi, dan hubungkan badan dan kepala cumi menggunakan tusuk sate


5. Setelah semua cumi sudah terisi, kukus cumi-cumi selama kurang lebih 30 menit.
6. Sambil menunggu cumi-cumi dikukus siapkan bumbu-bumbu yang dihaluskan.


7. Angkat cumi-cumi yang telah selesai dikukus


8. Siapkan bumbu yang telah dihaluskan untuk ditumis dan diungkep bersama cumi-cumi hasil kukusan.


Saat diungkep bersama bumbu jangan lupa masukkan juga daun serehnya ya bunda.



9. Cumi-cumi isi bumbu pepek siap dihidangkan ^_^


Inilah cumi-cumi isi tahu dengan bumbu lengkap yang menggiurkan.
Selamat mencoba bunda ^_^

Saturday, 31 October 2015

Happy Cooking ^_^

Posted by my blog is my life on Saturday, October 31, 2015 with No comments

CIRENG "TO THE POINT"

 

Assalamualaikum sahabat bunda ^_^ nyobain resep lagi yuuuk... Kali ini nama masakannya agak unik CIRENG "To The Point" ala aunti Mery. Kenapa saya sebut to the point? karena pembuatan cireng ini langsung digoreng nggak pakek dikukus dulu. Saya mendapat ide ini dari tante Merry, cobain yaaaa....

Bahan-bahan yang perlu dipersiapkan:
Tepung kanji/ tepung oka (saya membuat 7 sdm)
Sladri dan daun brambang seperti biasa menjadi campuran dalam adonan
Penyedap rasa dan lada bubuk sebagai pelengkap rasa

Bumbu yang dihaluskan:
Bawang puting 2 siung
merica
garam secukupnya

Dan jangan lupa bunda siapkan air mendidih untuk menguleni adonan yaaa^_^

Langkah pertama:
Tuang tepung kanji ke dalam wadah


Langkah kedua:
Haluskan bawang putih, merica dan garam secukupnya. Campur ke tepung kanji


Langkah ketiga:
Daun sladri dan daun brambang diiris kecil-kecil sebagai pelengkap dalam adonan


Langkah keempat:
Tambahkan sedikit lada bubuk dan penyedap rasa

 Langkah kelima:
Tuangkan rebusan air yang telah mendidih ke adonan. Aduk hingga rata.


Langkah keenam:
Jika adonan sudah lemas dan padat, adonan siap untuk digoreng. Setelah digoreng "cireng to the point" siap untuk dinikmati ^_^

  
NB: air yang digunakan untuk menguleni adonan harus benar-benar mendidih, kalau tidak mendidih adonan cenderung menjadi agak alot (keras dan bantat)

Mudah kan bunda? silahkan dipraktikkan yaaa. Semoga berhasil \^_^/

Thursday, 29 October 2015

Happy Cooking ^_^

Posted by my blog is my life on Thursday, October 29, 2015 with No comments

TAHU BOLA-BOLA



Assalamualaikum sahabat bunda^_^ jumpa lagi dengan tante Nayna yang siap bagi-bagi resep camilan buat si kecil. Kali ini resep yang tante berikan lebih simple lo. Sangat mudah dipraktikkan. Bahannya pun mudah sekali didapat. Langsung yuuk Bunda menuju dapur.

1. Siapkan beberapa potong tahu putih (Kalau saya menyediakan 4 potong tahu putih)
2. Siapkan Sladri dan daun brambang sebagai bahan pelengkap
3. Siapkan penyedap rasa dan lada bubuk
4. Garam secukupnya.

Langkah-langkahnya ikutin ya bunda ^_^
Cuci bersih potongan tahu yang akan dipakai.

Tahu yang telah dicuci     


Tahu diremas-remas sampai halus. Kalau bisa tahu diperas untuk menghilangkan air pada tahu.

Hasil remasan tahu
Tambahkan irisan sladri dan daun brambang, bumbu penyedap rasa, lada bubuk dan garam secukupnya.


Aduk dan remas-remas adonan sampai tercampur rata.

 
Langkah terakhir. Bentuk hasil adonan tahu menjadi bulat-bulat seperti bola.


Daaaaan tahu bola-bola siap untuk digoreng. ^_^

Selamat menikmatiiii ^_^

Hasil gorengan tahu bola-bola

Mudah kan bunda? Dicoba yuuuuk ^_^

Monday, 26 October 2015

Happy Cooking ^_^

Posted by my blog is my life on Monday, October 26, 2015 with 4 comments
NUGGET DAGING

Assalamualaikum sahabat semua ^_^ Kali ini saya mau bagi-bagi resep membuat "Nugget ala Tante Nayna"
Sebagai perempuan pastinya harus bisa donk masak memasak walaupun cuma membuat cemilan atau makanan ringan. Nah, membuat nugget ini sangat mudah dan sederhana. Nggak perlu ribet lo \^_^/ cocok untuk makanan si kecil biar nggak jajan sembarangan. Langsung saja siapkan bahan-bahannya yaaaa.....

Nah, buat sahabat semua terlebih buat bunda-bunda cantik yang ingin membuat nugget harus mempersiapkan bahan-bahannya.

Daging sapi 2 ons (bisa lebih dari 2 ons bahan menyesuaikan)
Wortel 3 buah
Sladri
Daun brambang
Tepung terigu 5 sdm
Penyedap rasa
Lada bubuk
2 butir telur (1 untuk adonan, 1 untuk baluran nugget sebelum digoreng)
Tepung roti/ tepung panir (pilih sesuai selera)

Bumbu yang dihaluskan:
Bawang putih 3 siung
Merica
Garam secukupnya

Langkah-langkahnya ikutin ya bunda ^_^
Campurkan daging yang sudah digiling (bisa menggunakan blender), irisan sladri dan daun brambang


Tambahkan tepung terigu, penyedap rasa, dan lada bubuk


Tambahkan bumbu yang sudah dihaluskan


Campur dan aduk jadi satu.


Siapkan loyang yang sudah diolesi minyak sayur, agar tidak lengket dengan adonan.

 

Tuang adonan ke dalam loyang dan ratakan


Adonan siap dikukus. Kukus adonan selama kurang lebih 30 menit.

 Tik tok tik tok tik tok............ Daaaan taraaaaa.....

Hasil adonan setelah dikukus


Sambil menunggu adonan dingin, sebaiknya bunda menyiapkan bahan untuk baluran nugget.

Siapkan 1 butir telur dikocok
Tepung roti untuk lapisan luar nugget


Setelah adonan dingin, potong sesuai selera


Adonan yang sudah dipotong masukkan ke dalam kocokan telur, guling-guling ke tepung roti berulang-ulang


Setelah rata, adonan pun siap untuk digoreng.

Untuk lebih membuat tepung roti melekat pada nugget, sebaiknya setelah dilapisi dengan tepung roti ditaruh di dalam lemari es agar tepung roti benar-benar melekat. Dan bisa digoreng kapanpun sesuai dengan kebutuhan. Jangan lupa disimpan di freezer ya bunda ^_^ biar bisa bertahan lama.


Nah, bagaimana bunda? mudah bukan membuat nugget? harus dicoba ya...

NB: daging sapi bisa diganti dengan daging ayam atau udang juga lo.

Selamat mencoba and Happy Cooking \^_^/





Tuesday, 22 September 2015

Bersahabat dengan Autoimun

Posted by my blog is my life on Tuesday, September 22, 2015 with 4 comments
Divonis menderita suatu penyakit tertentu memang membuat kita merasa sedih dan frustasi. Ketakutan-ketakutan dan bayangan masa depan yang mengerikan perlahan-lahan akan muncul dan menghantui. Tapi, semua itu bukan akhir dari segalanya kawan. Masih dan selalu ada harapan untuk ‘membaik’ dari keadaan kita yang sekarang.
Awalnya memang akan sulit menerima kenyataan apabila kita menderita penyakit yang menurut dokter belum ada obat yang bisa menyembuhkan. Obat-obatan hanya bisa mencegah agar penyakit tidak memarak dan tidak meluas ke organ tubuh lainnya. Obat hanya bisa menghilangkan rasa sakit yang ditimbulkan tapi tidak bisa menyembuhkan rasa sakit itu.
Tapi yakin dan percayalah semua penyakit pasti ada obatnya. Allah memberikan penyakit pasti juga akan memberikan obat untuk penyakit itu. Tugas kita hanyalah sabar, ikhlas dan tawakkal kepada Allah agar kita senantiasa selalu diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi semua hal yang terjadi di kehidupan kita.
Salah satu penyakit yang sampai sekarang masih belum ada obat yang mampu menyembuhkannya adalah autoimun. Obat-obatan yang digunakan hanya berfungsi untuk menekan reaksi autoimun dan mencegah agar penyakit tidak menyebar dan menyerang organ tubuh lainnya.
Jika kalian atau anggota keluarga ada yang menderita salah satu jenis penyakit autoimun janganlah berkecil hati dan menganggap bahwa hidup kalian sudah berakhir. Autoimun bisa dikendalikan, asalkan kita mau sabar dan mau bersahabat dengan penyakit ini. Menderita penyakit autoimun bukan akhir dari segalanya, justru ini adalah awal perjuangan hidup yang sebenarnya.

            Dulu saya juga merasa tidak rela kalau saya divonis menderita suatu penyakit tertentu. Saya ingin seperti teman-teman saya yang lainnya dalam menjalani aktifitas tanpa ada keluhan-keluhan di dalam tubuh saya. Tapi semakin saya berusaha untuk menolak kenyataan saya menjadi semakin terpuruk. Saya selalu merasa menjadi orang yang tak berguna di dunia ini. Ada atau tidak ada saya di dunia ini sama saja. Ada atau tidak adanya saya di tengah-tengah keluarga menurut saya sama saja.
            Awalnya saya memang divonis menderita tipes dan liver. Saat itu saya masih bersemangat dalam menjalani kehidupan. Saya masih semangat untuk sekolah dan mengejar pelajaran yang tertinggal karena sering ijin tidak masuk. Saya merasa penyakit ini akan segera sembuh. Tapi semakin hari saya merasa kondisi saya tidak ada perubahan. Padahal saya sudah rajin kontrol, dan juga rajin minum obat liver juga. Tapi saya merasa tubuh saya masih tetap saja lemah, perut mual dan kepala pusing saat bangun tidur menjadi keluhan yang saya alami setiap hari. Saat pagi saya tidak pernah merasa segar. Selalu merasa tidak fit.
            Dan akhirnya setelah berobat kesana kemari. Barulah tau bahwa saya menderita anemia hemolitik yang akhirnya saya baru mengerti jelas kenapa bisa saya menderita penyakit anemia hemolitik ini. Penyebabnya adalah reaksi autoimun yang salah mengenali musuh dalam tubuh saya. Autoimun telah menghancurkan sel-sel darah merah yang ada dalam tubuh saya sehingga terjadi hemolysis dalam darah.
            Sebenarnya baru akhir-akhir ini saya bisa menerima kenyataan bahwa sakit ini belum bisa disembuhkan. Saat saya mengetahui bagaimana autoimun telah membuat tubuh saya menjadi lemah tak berdaya. Saat itu saya benar-benar tidak bisa menggambarkan bagaimana rasanya tubuh saya. Kambuhnya penyakit ini karena kurangnya kesadaran saya untuk mengendalikan dan mengontrol aktivitas yang saya lakukan dengan kekuatan tubuh saya sendiri.
            Saya tidak menghiraukan alarm tubuh yang telah memberikan kode bahwa saya harus istirahat. Bahkan saya juga terkadang tidak teratur minum obat. Karena merasa bahwa saya sudah sehat. Tapi itu semua salah. Dan ternyata akan memberikan dampak buruk pada tubuh.

            Seiring berjalannya waktu saya mulai sadar. Bahwa tidak menerima kenyataan akibat sakit yang diderita adalah hal yang sia-sia. Karena semua ini sudah ditentukan oleh Allah SWT. Allah memilih kita untuk memiliki penyakit ini, karena Allah tau bahwa kita bisa melewati semua ini. Dan perlahan-lahan saya mulai berdamai dengan sakit yang saya derita, dan mulai “bersahabat dengan penyakit” untuk lebih mengetahui bagaimana mengendalikan penyakit ini agar tidak memarak dan tidak kambuh lagi.

Beberapa cara untuk mengendalikan penyakit autoimun agar tidak sering kambuh:
-        Kenali alarm tubuh
-        Kontrol ke dokter dengan teratur
-        Nurut dengan apa yang disarankan oleh dokter
-        Minum obat sesuai dosis yang diberikan dokter dengan teratur
-        Selalu berpikiran positif dan tetap semangat menjalani hidup \^_^/